Friday, November 11, 2011
MENEKA DALAM KESAMARAN - IBNOR RIZA
penyamaran
gerak hati melihat
disebalek dan terbalek
rupa gaya dikotak katek
mengintip satu kepercayaan
mengintai ketulusan
mencari kekerdilan
menyamar
apapun bersedia
menukar watak
seperti sesumpah
dalam situasi warna
agar tidak telus
agar tidak tembus
dimana kamu
siapa kamu
sentiasa dihatiku
dan ia gerak hatiku..
biarpun berselindung
berkerudung...
Wednesday, November 9, 2011
Frank Sinatra, My Way, With Lyrics
kawan
yang kadang ingin mendekati
dan juga ingin menjauhi
aku ditinggalkan
termanggu
antara menunggu
atau terus membatu
Monday, November 7, 2011
Suraj Hua Madham - Kabhi Khushi Kabhi Gham ( 720p HD Song ) Shahrukh Kha...
zendegi mohambatt
bukan sekejap
lama kita menyusuri segala alam.
sungai .bukit dan gunung
terdampar kelesuan dalam kamar impian
bukan sedekat
berpadu segalanya
dalam harapan
yang tak mungkin mencecah impian
segalanya bagai mimpi mainan siang
akan kembalikan kita
pada jalan saksama
ia hanya seloka maya
sesedap mata tertipu dengan keindahan
sesedap lagu yang didendang
sesedap buaian puisi terkarang...
Monday, October 31, 2011
MAWAR KU - EDDIE DAN HAMIDAH AHMAD
lagu ini menjadi kegilaan saya suatu masa dulu.Waktu itu saya masih kecil lagi.Sering saya melagukan lagu ini.tapi saya tidak berani menyanyi didapur.Pesan oran tua .nanti dapat suami tua.Landsung tak releven alasannya.Dulu adat sopan memang dijagai.sekarang ank sentiasa berearphone dimana saja berada...zaman berubah dan arusnya juga bertukar warna....
Sunday, October 30, 2011
Ebiet G Ade-Menjaring Matahari
saya teringat seseorang yang menanggisi kesedihan hatinya dikala rasa dipermainkan oleh ungkapan bersurat.lagu ini menjadi latar belakang ketika saya tekun berkongsi perasaan itu.dingin malam yang tiba menjadi kejam.
mungkin kamu sudah lupa.saya biarkan air mata itu menitis kerana saya tiada apa apa untuk mengelapnya.Hanya daun daun kering dihujung jari yang lumat berkecai menjadi terjemahan dimalam sunyi itu.
sesekali terasa dihargai sebagai kawan.sesekali terasa dibuang sekali kenangan..sedangkan dalam hati adalah wajah sayu yang tidak akan hilang........
Wednesday, October 26, 2011
Tuesday, October 25, 2011
Tuesday, August 2, 2011
wajah
dalam tadahan tangan dari dada kepencipta
dalam lerekan dan kerlipan mata
dalam helaan nafas dan gema
dimana mana dalam mana mana
wajah mu ada
dalam setiap ruang
tertanya pada doa
petanda apa bakal menjelma
tidak meminta datangnya berirama
menjauhi bagai tertelan duri
berdiri seakan mati
berlari seakan diekori
dayaku hanya pada Mu Pencipta
beri izinmu seketika
Melbuhkan tirai bersama
Menyelimuti kegusaran jiwa.
dalam lerekan dan kerlipan mata
dalam helaan nafas dan gema
dimana mana dalam mana mana
wajah mu ada
dalam setiap ruang
tertanya pada doa
petanda apa bakal menjelma
tidak meminta datangnya berirama
menjauhi bagai tertelan duri
berdiri seakan mati
berlari seakan diekori
dayaku hanya pada Mu Pencipta
beri izinmu seketika
Melbuhkan tirai bersama
Menyelimuti kegusaran jiwa.
Wednesday, July 20, 2011
mengurung kerinduan
tertiris juga luka yang sekian lama disimpan
darah yang tertulis nama mu
mengukir beku dalam pelusuk hati
tak tercapai mengapai hujung bayangmu
menghilang bagai kabus pagi
tertitis juga airmata yang tergenang
aliran yang menuruni pipi tanpa henti
mengukir namamu dalam hati berkali kali
tak tercapai mengapai jasadmu dimana mana
mengurung kerinduan bagai dihukum karma
darah yang tertulis nama mu
mengukir beku dalam pelusuk hati
tak tercapai mengapai hujung bayangmu
menghilang bagai kabus pagi
tertitis juga airmata yang tergenang
aliran yang menuruni pipi tanpa henti
mengukir namamu dalam hati berkali kali
tak tercapai mengapai jasadmu dimana mana
mengurung kerinduan bagai dihukum karma
Sunday, July 17, 2011
keciciran dalam bendungan
dia yang kau lihat
dalam heretan beban
tidak terpikul dibahu
berciciran dijalanan
segalanya telah kau baca
mentelah jiwaraga
tanpa dapat dibendung
setelah kaki tersandung
beban bawaan perasaan
yang tak terluahkan
dia yang kau dimatanya
tidak ketentuan
membawa sarat
kini tercicir dimana mana
paling luka mengutip sebuah malu
yang bertaburan dalam senyuman
tergadainya perjuangan jihat hati
setelah tidak terbendung lagi....
Sunday, July 10, 2011
Wednesday, June 22, 2011
bulan dalam lumpur
seiring waktu seiring sendu
terlupa pada hati seketika
pandui jiwa pada redha segala
masa berlalu pantas memintas
pahitku telan sudah biasa rasa rasa madunya
terkurung jiwa dalam sangkar besi berkarat
ketika hampir terhumban ketanah
khurat ku hanya mampu menadah
segalanya hanya ada adalah pasrah
namun ketika aku terbenam dilumpur dalam
pautan tangan dengan cahaya bulan
bersinar jauh kedalam diri
aku terpesona dengan cahaya
aku terpana dengan sinarnya
namun pautannya tidak lama
hilang dan aku seperti yang lama
hilang cahaya.dan gelap selamanya..
terlupa pada hati seketika
pandui jiwa pada redha segala
masa berlalu pantas memintas
pahitku telan sudah biasa rasa rasa madunya
terkurung jiwa dalam sangkar besi berkarat
ketika hampir terhumban ketanah
khurat ku hanya mampu menadah
segalanya hanya ada adalah pasrah
namun ketika aku terbenam dilumpur dalam
pautan tangan dengan cahaya bulan
bersinar jauh kedalam diri
aku terpesona dengan cahaya
aku terpana dengan sinarnya
namun pautannya tidak lama
hilang dan aku seperti yang lama
hilang cahaya.dan gelap selamanya..
Saturday, June 18, 2011
seseorang yang bernama.........
dia
bermain dengan air
sekadar bermain main
menyelam dan timbul
sekadr bermain main
kata katanya hanya main main
gembiranya juga main main
satu ketika arus menjadi deras
katanya lebih cabaran
main main menjadi kehidupan
dia mengocak air ditenang kolam
sekadar main main dengan alunan
menepuk air didulang
senyumnya menjadi panjang
dilautan.dia menimbang buih buih
katanya lebih menguji
main main dengan ombak
katanya itulah kepuasan
dia hanya suka main main
walau diuji
untuk kehidupan
untuk kepuasan..
bermain dengan air
sekadar bermain main
menyelam dan timbul
sekadr bermain main
kata katanya hanya main main
gembiranya juga main main
satu ketika arus menjadi deras
katanya lebih cabaran
main main menjadi kehidupan
dia mengocak air ditenang kolam
sekadar main main dengan alunan
menepuk air didulang
senyumnya menjadi panjang
dilautan.dia menimbang buih buih
katanya lebih menguji
main main dengan ombak
katanya itulah kepuasan
dia hanya suka main main
walau diuji
untuk kehidupan
untuk kepuasan..
Friday, June 10, 2011
tega kamu tinggalkan aku.....
kata kamu.
"lupakan saja.nyaman yang sebentar,aku angin yang tidak sengaja menyusup dalam hati yang retak,aku tinggalkan dan tidak akan kembali.kerana tujuanku adalah mengikut arus"
kata kamu lagi
"dunia ini bukan milek kita.dan seribu alasan untuk kita mengatakan ia atau tidak"
lalu yang aku nampak ialah bebayang kamu yang hilang dalam kabus.
aku teringat pesan itu
"akan ingat selamanya"
dan aku menulis dlam ingatan..."ingatan itu akan akan terpdam seiring penamat waktu"
-----------------------------------------------------------------
hari ini aku hanya melihat huruf huruf didepanku...tanpa ada perkataan untuk aku aturkan.
"lupakan saja.nyaman yang sebentar,aku angin yang tidak sengaja menyusup dalam hati yang retak,aku tinggalkan dan tidak akan kembali.kerana tujuanku adalah mengikut arus"
kata kamu lagi
"dunia ini bukan milek kita.dan seribu alasan untuk kita mengatakan ia atau tidak"
lalu yang aku nampak ialah bebayang kamu yang hilang dalam kabus.
aku teringat pesan itu
"akan ingat selamanya"
dan aku menulis dlam ingatan..."ingatan itu akan akan terpdam seiring penamat waktu"
-----------------------------------------------------------------
hari ini aku hanya melihat huruf huruf didepanku...tanpa ada perkataan untuk aku aturkan.
Thursday, May 26, 2011
yang sedang lena
hai yg lena
bangunlah
lihat aku disisimu
memujuk dari sinar mataku
kamu tidur ya
merajuk bagai budak kecilan
lalu aku bagaimana rasanya
kamu pejam mata bila saat aku ada
hai yang lena
kapan kamu bangun
lihat dunia
lihat salju pada senyumanku
bukankah itu yang kamu damba
hai yang lena
capek kamu barangkali
pandangku pun tidak sudi
pejam mata berterusan
mata hatimu bertitik kebencian?
bibik penat
bangunlah
lihat aku disisimu
memujuk dari sinar mataku
kamu tidur ya
merajuk bagai budak kecilan
lalu aku bagaimana rasanya
kamu pejam mata bila saat aku ada
hai yang lena
kapan kamu bangun
lihat dunia
lihat salju pada senyumanku
bukankah itu yang kamu damba
hai yang lena
capek kamu barangkali
pandangku pun tidak sudi
pejam mata berterusan
mata hatimu bertitik kebencian?
bibik penat
Friday, May 20, 2011
sekadar yang bisa
aku hanya sekadarnya
mahu bicara
walaupun siksa
menahan gelora
aku sekadarnya mahu ketawa
walaupun luka bernanah dijiwa
aku sekadarnya mencari cinta
yang mampu aku berlari didunia
kamu sekadarnya hanya berpura
mendekati untuk menguji
hati hati yang mewarnai
sedangkan kamu
senyum sinis
nukilan bibik
mahu bicara
walaupun siksa
menahan gelora
aku sekadarnya mahu ketawa
walaupun luka bernanah dijiwa
aku sekadarnya mencari cinta
yang mampu aku berlari didunia
kamu sekadarnya hanya berpura
mendekati untuk menguji
hati hati yang mewarnai
sedangkan kamu
senyum sinis
nukilan bibik
Sunday, May 8, 2011
Tuesday, May 3, 2011
benar
sayang.
seketika hentilah sekejap mindamu
larilah pada dadaku
yang bergelora dan hampir melemaskan aku
dalam lautan rindu yang terdalam itu
sayang
tika mimpi kamu
seakan malas ku bangun dipembaringan
kejauhan kamu memandangku,takut menhampiri
seakan sesuatu mengikat kaki
ku fahami itu rindumu
sayang
benar ku cintai kamu
dalam dunia yang kita tidak mampu
dalam tadahan tangan kelangit
ingin ku mencipta doa
lahirlah kita semula
agar mimpi menjadi nyata
seketika hentilah sekejap mindamu
larilah pada dadaku
yang bergelora dan hampir melemaskan aku
dalam lautan rindu yang terdalam itu
sayang
tika mimpi kamu
seakan malas ku bangun dipembaringan
kejauhan kamu memandangku,takut menhampiri
seakan sesuatu mengikat kaki
ku fahami itu rindumu
sayang
benar ku cintai kamu
dalam dunia yang kita tidak mampu
dalam tadahan tangan kelangit
ingin ku mencipta doa
lahirlah kita semula
agar mimpi menjadi nyata
Tuesday, April 26, 2011
ah malu
aku pasti aku bukan insannya
antara mereka yang mengapai tangan
siapa aku.yang sering termanggu sendirian
kalah dalam hitungan.kalah dalam perasaan
aku pasti aku bukan insannya
untuknya mendengar kata kata berbunga
aku sekadar beromongan
dengan raja ghaib dilembah sultan
aku pasti bukan untuk aku
menerima lamaran istimewa
dari paduka diraja
mereka mereka lebih bermakna
aku hanya pengemis senja
yang memuja warna pelangi
bersilang didiam hari
pasti ada antara mereka
yang berjaya ditahta
menghiasi taman hati
menjiwai dua hati
pasti aku
siburung itu
membenam muka dipasir
untuk malu melihat kamu
antara mereka yang mengapai tangan
siapa aku.yang sering termanggu sendirian
kalah dalam hitungan.kalah dalam perasaan
aku pasti aku bukan insannya
untuknya mendengar kata kata berbunga
aku sekadar beromongan
dengan raja ghaib dilembah sultan
aku pasti bukan untuk aku
menerima lamaran istimewa
dari paduka diraja
mereka mereka lebih bermakna
aku hanya pengemis senja
yang memuja warna pelangi
bersilang didiam hari
pasti ada antara mereka
yang berjaya ditahta
menghiasi taman hati
menjiwai dua hati
pasti aku
siburung itu
membenam muka dipasir
untuk malu melihat kamu
Monday, April 25, 2011
fikirkan lah
dalam fikir fikirku
dalam diam diamku
mencari arti antara kita
lagenda apa yang kau reka
dusta kamu seawal bicara
akhirnya terdiam bila terserlah benarnya
lalu kerna apa.terusan tidak percaya
terusan syakwasangka
bisa kita gini gini aje
tidak ada janji mati
pada mata yang berlari arah
bila mohon kebenaran terserlah.
bila tempang bolehkah berlari
bila sakit bisakah diobati
bibik
dalam diam diamku
mencari arti antara kita
lagenda apa yang kau reka
dusta kamu seawal bicara
akhirnya terdiam bila terserlah benarnya
lalu kerna apa.terusan tidak percaya
terusan syakwasangka
bisa kita gini gini aje
tidak ada janji mati
pada mata yang berlari arah
bila mohon kebenaran terserlah.
bila tempang bolehkah berlari
bila sakit bisakah diobati
bibik
Saturday, April 16, 2011
tentu saja
bilangku tentu saja tidak mengakui benarnya
melambung diri ditinggi ombak tersadai juga ditepi pantai
bisa saja malu aku larikan dari pandanganmu
justru tahu simpulnya mati terusan saja merayu
bilangku omong kosong tersirat rupa yang tersembunyi
takut ku berkata benar ,lantaran uji yang tidak difahami
mana bisa.ku mengakui retak retak dihati
pasti dihakimi tidak sedarkan diri
pasti kamu tahu bagaimana memulakan
pasti kamu pintar memudahkannya
pasti aku terasa tidak bersalah sangka
pura pura bersahaja sedang jiwa bergelora
tentu saja bisa kita mengakhirkan
dari dilambung tanpa ditepian
dari sakit tak kelihatan
biar berkubur tanpa dipusarakan..
nukilan bibik
melambung diri ditinggi ombak tersadai juga ditepi pantai
bisa saja malu aku larikan dari pandanganmu
justru tahu simpulnya mati terusan saja merayu
bilangku omong kosong tersirat rupa yang tersembunyi
takut ku berkata benar ,lantaran uji yang tidak difahami
mana bisa.ku mengakui retak retak dihati
pasti dihakimi tidak sedarkan diri
pasti kamu tahu bagaimana memulakan
pasti kamu pintar memudahkannya
pasti aku terasa tidak bersalah sangka
pura pura bersahaja sedang jiwa bergelora
tentu saja bisa kita mengakhirkan
dari dilambung tanpa ditepian
dari sakit tak kelihatan
biar berkubur tanpa dipusarakan..
nukilan bibik
Tuesday, April 12, 2011
kalau rasa selesa
tiada lagi kata kata.
tiada lagi susun kata
tiada lagi gurau senda
tiada lagi madah seloka
tiada lagi apa apa
terhenti ketitik..............airmata
kalau rasa selesa
jangan pandang lagi
bisukan saja
apa apa yang bermula.
Wednesday, April 6, 2011
diantara keduanya.....
sayang kamu adakah maknanya cinta
beza antara keduanya hanya nilai dirasa
doa dari rasa sayang lebih jerneh dari harapan bersama
bahagialah kita sesama dengan anugerah Dia
mengingati kamu adakah maknanya rindu
terpasung jiwa adakah makna kesakitan asmara
batasnya kasih lebih suci dari paluan goda
berjihat menjauhi sedang hati lara ingin bertemu
sudut hati meminggir keinginan
disimpan dalam doa bertaluan
Wednesday, March 23, 2011
tertanya
siapa kamu
datang diam tak bersalam
pergi tak ada jawaban
tertanya sekian lama
siapa kamu sebenarnya.
datang diam tak bersalam
pergi tak ada jawaban
tertanya sekian lama
siapa kamu sebenarnya.
Friday, March 18, 2011
hargai
harga mahal sebuah persahabatan
hargai mahalnya tertunas perasaan
kasih sayang antara batasan
tumpahnya melaut tidak bersempadan
sesenang datang.sesenang hilang
namun tegar tinggalkan kenangan
luka dituris sembuh sendiri
akur sakit makan hati
bukan harap seberang padi
runtuh pagar yang memagari
hargailah nilai yang sedikit
simpan pesanan doa dihujung hari
hanya yang mendekati iklasnya memberi
jangan abaikan ,keiklasan persahabatan.
Tuesday, March 15, 2011
ada masanya.
sendirian dalam sibuk,airmata tiba tiba jatuh. rasa sebak yang tiba tiba menjengah.tangan ditangkupkan kemuka seiring mengambil nafas lega.dibiarkan seketika.kenapa tiba tiba?
soal balas hati yang hanya menjiwai dapat meneka rahsia apa yang terjadi dalam santun ini.budi yang luhur dan kuat jiwa dalam pemberotakkan .cemerlang tenang digapai dalam senyap.sesenyap malam yang yang tidak ditemani terang bulan atau gemerlap bintang.
air mata ini tetap mengalir walaupun dipujuk apa gunanya menanggisi.sesekali terlepas juga satu beban bawa gelisah yang tak mampu disorokkan lagi.berdosa membawa diri hanyut dalam lautan yang tak bertepi.sedang diri diuji menyerlah juga kekerdilan bawaan emosi,
ada masanya keputusan dilukis pada cermin yang retak.wajah arca seperti menamatkan kata kata.
sudahlah..masa sudah menghampiri.
soal balas hati yang hanya menjiwai dapat meneka rahsia apa yang terjadi dalam santun ini.budi yang luhur dan kuat jiwa dalam pemberotakkan .cemerlang tenang digapai dalam senyap.sesenyap malam yang yang tidak ditemani terang bulan atau gemerlap bintang.
air mata ini tetap mengalir walaupun dipujuk apa gunanya menanggisi.sesekali terlepas juga satu beban bawa gelisah yang tak mampu disorokkan lagi.berdosa membawa diri hanyut dalam lautan yang tak bertepi.sedang diri diuji menyerlah juga kekerdilan bawaan emosi,
ada masanya keputusan dilukis pada cermin yang retak.wajah arca seperti menamatkan kata kata.
sudahlah..masa sudah menghampiri.
rakan perjuanganku dari sini
skrin ini adalah medan juang serasi
tanpa wajah namun bergema suara suara
memihak kebenaran dengan wadah sendirian
korbankan selesa lena dan selesa fikir
merungut berganti zikir
air mata kamu jangan jatuh dalam telapak tangan
biar setitis itu bertukar wajah darah
jangan hiraukan beban pahala dengan ganjaran
kerna Dia memberi kamu disana dan disini
yang disembunyikan dalam keredaan.
jangan patahkan semangatmu
yang mengalir tetap berturunan mewarisi
melihat kamu dengan ganjaran doa
dan percayalah
"niat kamu.juang kamu dititis tinta emas oleh para malaikat.
Friday, March 11, 2011
tenang
aku sudah tenang
dan bertenang
sudah terlepas gelora
yang menghanyutkan
jangan kocakkan air
yang akan beralun kembali.
biarkan begini saja
tenang kehujungan
dan bertenang
sudah terlepas gelora
yang menghanyutkan
jangan kocakkan air
yang akan beralun kembali.
biarkan begini saja
tenang kehujungan
Saturday, March 5, 2011
sejarah yang kau cipta
kamu ingin menggengam kuasa
terpedaya .dan tertelan kata kata
harapan dan semangat kentalmu menjual darah bangsa
takut pada janji janji mereka
yang kamu termakan budi
atau ada misteri terjadi
rahsia dipegang akurjanji
lihatlah simbolek matamu
menyembur sejarah hitam
untuk ditatapi keturunanmu
dan kesian mereka. mereka
dicemuh lantaran durjananya kamu
namamu disiat siat sebagai pengkhinat
didalam sana kamu akan ditanyai
apa tanggungjawabmu pada dunia
pada keluarga.pada anakbangsa
pada agama.
siapa yang mendoakan kamu untuk jawapannya....
terpedaya .dan tertelan kata kata
harapan dan semangat kentalmu menjual darah bangsa
takut pada janji janji mereka
yang kamu termakan budi
atau ada misteri terjadi
rahsia dipegang akurjanji
lihatlah simbolek matamu
menyembur sejarah hitam
untuk ditatapi keturunanmu
dan kesian mereka. mereka
dicemuh lantaran durjananya kamu
namamu disiat siat sebagai pengkhinat
didalam sana kamu akan ditanyai
apa tanggungjawabmu pada dunia
pada keluarga.pada anakbangsa
pada agama.
siapa yang mendoakan kamu untuk jawapannya....
Friday, March 4, 2011
terkesan
memintas ingatan dalam seisi ruang waktu
terhenti tiba tiba bagai malaikat berlalu
tersebutkah namaku dibibirmu dan hatimu
terkesan dalam diamku seketika.
bertanya dalam diri.memacu gerak hati
dalam lintasan diam dan sunyi
malu menaksir
malu sendiri
malu dengan normal alam
tunduk meragut percik api
menyala dalam kesamaran
cahaya berganti bulan.
Tuesday, March 1, 2011
monolog sebuah kehilangan......
dalam pandang ihsan,normal kita bukan mahukan permusuhan.kalau boleh lawan pun nak jadikan kawan.namun senang perkiraan jangan cari pasal menyolok sarang tebuan.biarkan mereka yang menjadi tebuan yang sesekali menggigit perdengaran.kita dipihak yang sabar walaupun hati tercabar.anggap jihat untuk tidak menjarakkan persahabatan.
senyuman jangan kedekut.dan jihat dalam menderma untuk ketenangan.yang iklas akan terpantul keiklasan itu
dalam bahasa tubuh.senangnya hukum karma yang mudah.inilah jihat iman yang mesti disembunyikan.kalau di beritakan akan menjadi riak dan maki tersirat.luahan" aku mendapat hidayah."..sedangkan kita belum pasti adakah itu betul datang dari pencipta bumi dan langit atau sekadar bisekkan nakal anak anak syaitan yang direjam.
sepatutnya yang tersedar dari kelekaan sebelumnya,haruslah bershukur dengan mendiamkan diri.mencari jati diri yang baru dan beramal sebanyaknya dalam pertapaan yang abadi.kembalikan anak anak yang terseret jauh dari kelalaian bersama sama berjemaah dalam keinsafan.bukan menghebohkan tentang kecuaian amanah masa lalu.ibarat meludah kelangit......jangan salah kan sesiapa dalam mendidek anak anak.sebab ia bermula dari niat awal dalam alam rahim lagi.
pecah belah tak boleh ditautkan kiranya hati dinodai oleh kebencian tahap maksima.dan luahan dari kebencian ini terlihat dari sikap kasar yang meragut hati kawan.saudara dan sesiapa saja.biar sekalipun ia mengamuk dalam jiwa.hidup tidak akan tenang kerana normal kepercayaan terpecah dua.
tidakkah nasihat "kembalilah kepada islam"seolah kita sudah menjadi tidak islam..
atau sudah berkurang nilai nilai islam yg dipegang.Iman antara kita dengan DIA.tidak perlu dipertontonkan.
Monday, February 28, 2011
bermain silang kata
"teruja aku mendakap burung yang tidak sabar hendak terbang"
apa difikiran anda.?
apa difikiran anda.?
Sunday, February 27, 2011
kononnya
laut yang ganas kamu renangi
api yang panas kamu rentangi
gunung yang tinggi kamu redahi
gurun sahara pun kamu lalui
namun ia hanya sekadar kononnya
bila lari dari kebenaran
hakikat nya
kamu sekadar bermain ditaman
api yang panas kamu rentangi
gunung yang tinggi kamu redahi
gurun sahara pun kamu lalui
namun ia hanya sekadar kononnya
bila lari dari kebenaran
hakikat nya
kamu sekadar bermain ditaman
Saturday, February 26, 2011
menuntut kehadiran
datang dengan senyum selalu
datang membawa perkabaran dulu
datang seiring waktu
datang menjengah waktu sepiku
datanglah dengan harapanmu
datanglah kamu
merawat luka luka
yang kau tinggal dulu
datang lah sekali impian
untuk sekali senyuman
datang membawa perkabaran dulu
datang seiring waktu
datang menjengah waktu sepiku
datanglah dengan harapanmu
datanglah kamu
merawat luka luka
yang kau tinggal dulu
datang lah sekali impian
untuk sekali senyuman
Tuesday, February 22, 2011
ade masa
ade masa aku ingin pergi
kaki melangkah hati kata tunggu
dalam pertimbangan akal aku dunggu menunggu
hingga kesaat aku menyedari
fitrah nya aku menyembah taat
kehidupan yang berselirat
ada masa kepingin berteduh
pada rimbunan pepohon yang teguh
dedaun penuh kasih rindu
sekadar berteduh dari dukaku
tiba masanya aku pergi jua
sekadar melihat waktu senja
mengamit damai seketika
ada masa aku ingin sendiri
lupakan kamu
jauh jauh dan hilangkan kenangan
benamkan kekesalan
ada masa aku ingin katakan
kalau aku diizinkan berteduh
tidak ku goyang pepohon teguh
tidak ku benarkan dedaunnya berguguran
ku jagai dengan rukunnya
takakan berlaku apa apa
mungkin ada masanya
aku pergi jua
Sunday, February 20, 2011
dari jauh
melihat kesepian yang meronta dalam kepuraan
diam menyepi diri yang menimbang kekalutan jiwa
kejauhan yang mendekatkan gerak hati
melontar makna pada dekatnya perasaan
kejauhan
sayup terdengar desir bayu melagukan
"tunggulah disuatu masa"
kita diketemukan dalam reda
alam semesta
dan disaat daging mereput dimamah tanah
aku masih ada dimana mana.
melihat dari jauh
melihat dengan patuh
Saturday, February 19, 2011
kamu pejuang....
ajakan,laungan,para para penyedar alam
dihati mereka mengalir darah pembela keturunan
dijiwa mereka tergumpal semangat ingin juang
membengkak seiring kebodohan dan kebongkakan
tidak nampak dihati cerdek mereka kecuali kemusnahan
pecah belah sedikit manusia yang berakal
darah ini yang mahu dijilat oleh bangsanya sendiri
ketawa berdekah berkongsi syaitan
riak dan taksub tidak ketentuan haluan
menyingkir agama saudara sendiri dengan takbur
buta kedepan anak bangsa yang kebulur.
ini darah yang ditumpahkan
dalam khutrat tenaga merempuh malam
siang berjaga menyedarkan
anak bangsa yang kelalaian
bangsa sendiri yang cuai diperalatkan
sila bencikan aku
sedar aku hanya bukan sesiapa
wajah tak juga setimbun harta
hujung jalan menongkah arus
tiada jalan terus.
bagai sipenadah simpati
harapkan harapan itu ada
.namun pada pandangan mata
luahan benci tidak terperi
katakan saja.kau tidak seperti dulu
melihatku umpama retak jiwamu.
sudikanlah.
membenci
kerna sedarku kamu perlu pengganti...
Friday, February 18, 2011
wayangkan terjemahan hati
bagai.angin.menderu jadi bayu
laut tenang arus gelora
awan berarak titis hujan
panas terbakar dingin selimut diri
cahaya mlam bulan sembunyi wajah
dalm gelap masih ku nampak duri
dalam terang jalan berliku arah
hati jadi sangsi
hati takut berani
meneka lakunan
godaan permainan
cubaan ujian
dalam senyum menang
keterasaan kehadiran
tidurmu yang tidak lena
mindamu bercelaru.impi sayap kemana mana
menemui ku
dalam sembunyi ragumu atau malumu
atau waras akalmu
namun
antara kita aku merasa hadirmu
mengintai kerinduan dan kita berdaleh diam
mencari sesuatu dipersimpangan
mindamu bercelaru.impi sayap kemana mana
menemui ku
dalam sembunyi ragumu atau malumu
atau waras akalmu
namun
antara kita aku merasa hadirmu
mengintai kerinduan dan kita berdaleh diam
mencari sesuatu dipersimpangan
Wednesday, February 16, 2011
emosi
sembunyikan rasa benggang.Dalam bulan merah didada malam.menqarik nafas dalam dalam.seperti upacara senaman pagi.seperti mahu mengeluarkan kepala bayi.Tarik nafas dalam dalam.luahkan perlahan lahan.Jeritlah sekuatnya dalam hati.kemudian berintifarlah seperti dosa membunuh nyawa.
Pandang dalam kegelapan.cari cahaya setiap sudut.masuklah dalam lorong lorong hati yang gelap.merendah diri dan bayangkan kita musafir digurun sahara.hidup sentiasa dalam pertimbangan.Dalam nafsu kebuasan syaitan.mengoda untuk menyesatkan iman.
Pintu diketuk.bertalu talu.Aku diam.lama lama pengetuk pengetuk pintu berundur faham.Ada sesuatu berlaku pada jiwa didalam.Yang perlu dileraikan dengan cara berlama lama...diam menyendiri.memberontak dalam perang kekalutan jiwa.
Sebenarnya kenapa.Banyak perkara yang tak terluahkan dan aku cuba lupakan dengan senyum senyum kambing begitu.berpura pura hidup ketawa yang mereka tawanya dalam tangisan.hidup hipokret.suka direkanya duka.duka dijadikan jenaka.sedih ku katakan tiada.jauh jauh ku benamkan dalam dada.Perlukah aku jujur untuk simpati.....Aku siapa untuk dapat simpati sesiapa?
pintu ku buka.Pengetuk pintu terus menjengah....Aku tersenyum dan berkata...kerja sudah habis.....Aku senang hati melihat baju baju yang tersusun rapi dan rupa kemasan bilek yang bertukar wajah...Emoku telah aku positifkan sebaik mungkin.......
Pandang dalam kegelapan.cari cahaya setiap sudut.masuklah dalam lorong lorong hati yang gelap.merendah diri dan bayangkan kita musafir digurun sahara.hidup sentiasa dalam pertimbangan.Dalam nafsu kebuasan syaitan.mengoda untuk menyesatkan iman.
Pintu diketuk.bertalu talu.Aku diam.lama lama pengetuk pengetuk pintu berundur faham.Ada sesuatu berlaku pada jiwa didalam.Yang perlu dileraikan dengan cara berlama lama...diam menyendiri.memberontak dalam perang kekalutan jiwa.
Sebenarnya kenapa.Banyak perkara yang tak terluahkan dan aku cuba lupakan dengan senyum senyum kambing begitu.berpura pura hidup ketawa yang mereka tawanya dalam tangisan.hidup hipokret.suka direkanya duka.duka dijadikan jenaka.sedih ku katakan tiada.jauh jauh ku benamkan dalam dada.Perlukah aku jujur untuk simpati.....Aku siapa untuk dapat simpati sesiapa?
pintu ku buka.Pengetuk pintu terus menjengah....Aku tersenyum dan berkata...kerja sudah habis.....Aku senang hati melihat baju baju yang tersusun rapi dan rupa kemasan bilek yang bertukar wajah...Emoku telah aku positifkan sebaik mungkin.......
![]() |
bayangkan yang comel |
oh bulan.mana bintang.dipuncak balek awan......
kenapa bila bulan terang.pasti ade yang memujanya.......belantara yang dara
kota yang tidak kenal jemu dengan kesibukan
hakikatnya ia sebenarnya dalam kegegelapan.cuma ihsan mentari memimjam cahayanya untuk beberapa ketika.
apapun konsepnya sama juga .meminjam keeluruhan alam melihatnya tinggi dipuncak..................
hanya BULAN yang tau bicaranya
hanya dia yang mengumpul rahsia rahsia
dan kita hanya tahu melihat dan memuja
melayukan mimpi mimpi yang hilang bila fajar menjelma
kota yang tidak kenal jemu dengan kesibukan
hakikatnya ia sebenarnya dalam kegegelapan.cuma ihsan mentari memimjam cahayanya untuk beberapa ketika.
hanya BULAN yang tau bicaranya
hanya dia yang mengumpul rahsia rahsia
dan kita hanya tahu melihat dan memuja
melayukan mimpi mimpi yang hilang bila fajar menjelma
Saturday, February 12, 2011
hilang
aku hilang dalam diri sendiri
hilang kendiri
hilang jatidiri
hilang ientiti
mencari diri yang dulu
yang dulu
yang dulu dulu
hilang kendiri
hilang jatidiri
hilang ientiti
mencari diri yang dulu
yang dulu
yang dulu dulu
Friday, February 11, 2011
setelah kamu tidak menyapaku
.........................
berdiri antara duduk
duduk antara melutut
melutut antara sujud
bangun tidak ku rasa tegak
duduk tidak ku rasa teguh
sujud tidak ku rasa khusuk
angin seakan berhenti
tidak lagi sampaikan pesan
semesta terasa sunyi
rasa terbuang
mana pesan sebagai kawan
mana pesan dikala kegetiran
mana pesan dalam kedukaan
setelah kamu tidak lagi menyapaku
aku anggap kamu membenciku
lalu memulangkan diam
untuk aku faham
maaf kawan.maaf teman.
kala gurauan memamah rasa
kala sindir menjerut prasangka
kala bicara terluka ....
berdiri antara duduk
duduk antara melutut
melutut antara sujud
bangun tidak ku rasa tegak
duduk tidak ku rasa teguh
sujud tidak ku rasa khusuk
angin seakan berhenti
tidak lagi sampaikan pesan
semesta terasa sunyi
rasa terbuang
mana pesan sebagai kawan
mana pesan dikala kegetiran
mana pesan dalam kedukaan
setelah kamu tidak lagi menyapaku
aku anggap kamu membenciku
lalu memulangkan diam
untuk aku faham
maaf kawan.maaf teman.
kala gurauan memamah rasa
kala sindir menjerut prasangka
kala bicara terluka ....
menunggu
tunggu disini sehingga saatnya aku menggigil
,kesejukan .malam dan siang sudah butakan akalku.
aku menunggu seperti harapan tertunai
.sedangkan tidak ada perjanjian.
aku mengharap entah apa keputusan
sedangkan aku hidup dengan berpanduan
apa makna aku tunggu
sedangkan tidak bermaksud aku terus menunggu
aku sementara disini
sehingga aku pasti
![]() |
tunggulah adek besar |
kesenjaan ku
ini senja
hirisan warna warna duka
tanda selamat tinggal
pada kesiangan
mana ada ucapan terima kasih
mana ada ucapan selamat tinggal
disaat terperciknya keindahan
tidak dihargai
senja menjunam sedihnya
dalam kegegelapan
terpulang pada bulan
bagaimana menyerahkan
keindahnanya pula.
catatan adek
ini ayah saya
jarang ada dirumah
ini emak saya
kerjanya dekat sekolah
saya ada kakak
suka buli saya
satu hari ayah pulang bawa banyak buku
satu hari emak pulang bawa banyak buku
buku ayah saya suka.ada banyak gambar
buku emak atas atas meje,lepas masak emak duduk dimeja
saya tengok kakak saya
dia diam disana
rupanya tidak ada buku untuk kakak.
ayah terlupa
emak pun tidak ingat
nampak macam benar
aku sangka ia benar
tampaknya macam benar
aku melangkah kaki
tersepak dinding
aduh.
rupanya aku tertipu
ia sekadar hiasan
yang buat aku terpukau
tidak sempat memikirkan
sekadar lukisan
aku hanya berangan dari jauh
sebab tampakku dipuncak sana
keluar jalan bahgia
aduh.
bodohnya aku tertipu
mata sendiri......
kamu yang pelik
seorang ayah
terbuang egonya
saat melihat anaknya mencium tangan
seorang demi seorang
ketentuan haluan
air mata menitis tampa sedar
akan kehilangan dan ditinggalkan
disaat itu dia teringat seorang perempuan
yang menjaga zuriatnya
yang kini meninggalkannya
bertanya dia
kiranya dia juga meninggalkan aku
adakah sama seperti dulu.
walau ada penganti
adakah sama seperti dulu.
saat melihat anaknya mencium tangan
seorang demi seorang
ketentuan haluan
air mata menitis tampa sedar
akan kehilangan dan ditinggalkan
disaat itu dia teringat seorang perempuan
yang menjaga zuriatnya
yang kini meninggalkannya
bertanya dia
kiranya dia juga meninggalkan aku
adakah sama seperti dulu.
walau ada penganti
adakah sama seperti dulu.
Thursday, February 10, 2011
bermain minda
bersihkan dari kekotoran,kealpaan dan kesibukan,,
tenangkan hati.lapangkan dada......
baringlah mengadap khiblat
lunjurkan tubuhmu seperti kamu itu mayat
kiamkan tanganmu.dan kosongkan fikiran.jauh jauh jauh jauh jauh dan hilang
niatkan tujuanmu dengan iklas,tumpukan pada dirimu kesuatu tempat yang diam
tajam tumpu wajah yang hati setuju
akal melakar wajah dengan jelas
dan iringlah mindamu dengan teratur
menyampai pesan dan sekadarnya
dirilah mindamu memerhati dengan sarat pesan
dan pulanglah keasal setelah bertemu
jangan berlama takut jasad jadi kaku....
ps/tujuan menyampaikan pesanan
memohon maaf
mohon bertemu
memohon hutang dilangsaikan.....kalau iklas insyaalalh disana akan sedar...kehadiran kamu....
tenangkan hati.lapangkan dada......
baringlah mengadap khiblat
lunjurkan tubuhmu seperti kamu itu mayat
kiamkan tanganmu.dan kosongkan fikiran.jauh jauh jauh jauh jauh dan hilang
niatkan tujuanmu dengan iklas,tumpukan pada dirimu kesuatu tempat yang diam
tajam tumpu wajah yang hati setuju
akal melakar wajah dengan jelas
dan iringlah mindamu dengan teratur
menyampai pesan dan sekadarnya
dirilah mindamu memerhati dengan sarat pesan
dan pulanglah keasal setelah bertemu
jangan berlama takut jasad jadi kaku....
ps/tujuan menyampaikan pesanan
memohon maaf
mohon bertemu
memohon hutang dilangsaikan.....kalau iklas insyaalalh disana akan sedar...kehadiran kamu....
sementara lena
kesunyian malam.
aku mengira. nafasku yang ku pinjam sementara
jasadku yang diamanahkan nakhoda
laluan kehidupan yang tenteram
dengan peraturan
dengan larangan
malam ini mataku masih mengira
detik detik yang ku tinggalkan
untuk apa
untuk siapa
aku mengira. nafasku yang ku pinjam sementara
jasadku yang diamanahkan nakhoda
laluan kehidupan yang tenteram
dengan peraturan
dengan larangan
malam ini mataku masih mengira
detik detik yang ku tinggalkan
untuk apa
untuk siapa
ketawalah
dalam diammu...ketawalah sepuas hatimu
menang dalam percubaan.
menang dalam pergolakkan
demdam dan sakit hatimu
kau pindahkan kepadaku
ketawalah keh3
dalam tenangmu...ketawalah
untuk hilang dukamu
untuk ubati lukamu
dan katakan padaku
bukan sengaja aku main bicara
bukan niat bersengketa
ketawalah ha3
dalam sedihmu.......ketawalah
dan pindahlah kecewa itu padaku
kerna aku tidak pernah ingin mendemdamimu
kerna rasa sayangku
kerna rasa degilku
ketawalah he3
menang dalam percubaan.
menang dalam pergolakkan
demdam dan sakit hatimu
kau pindahkan kepadaku
ketawalah keh3
dalam tenangmu...ketawalah
untuk hilang dukamu
untuk ubati lukamu
dan katakan padaku
bukan sengaja aku main bicara
bukan niat bersengketa
ketawalah ha3
dalam sedihmu.......ketawalah
dan pindahlah kecewa itu padaku
kerna aku tidak pernah ingin mendemdamimu
kerna rasa sayangku
kerna rasa degilku
ketawalah he3
![]() |
ketawa itu pengubat duka |
berkata aku
mata ku melihat kemana......kekhlafan
hati ku memandang kemana........kesempurnaan
jiwaku meronta mencari kebenaran
dalam akal aku mencari jawapan.....
langkah kakiku kemana........
harapanku kemana
naluriku berbisek petunjuk jalan
warasku mengadai impian
hati ku memandang kemana........kesempurnaan
jiwaku meronta mencari kebenaran
dalam akal aku mencari jawapan.....
langkah kakiku kemana........
harapanku kemana
naluriku berbisek petunjuk jalan
warasku mengadai impian
mari saling melupakan (sajak math kuasa jari jari)
lima tambah lima tetap sepuluh
undur satu tak kesampaian menang
tanpa bicara makna tetap nyata
ku bukan undur satu tapi lima
yang tinggal hanyalah lima
kepunyaanmu
ku sembunyikan limaku dan melambai padamu
selamat tinggal limaku
yang dulu kita sama bertepuk
bunyinya disimpan dihati
gemanya bermadu dijiwa....
hari ni aku menulis
dengan kuasa lima tambah lima
selamat timggal untuk kamu
selamanya.......
undur satu tak kesampaian menang
tanpa bicara makna tetap nyata
ku bukan undur satu tapi lima
yang tinggal hanyalah lima
kepunyaanmu
ku sembunyikan limaku dan melambai padamu
selamat tinggal limaku
yang dulu kita sama bertepuk
bunyinya disimpan dihati
gemanya bermadu dijiwa....
hari ni aku menulis
dengan kuasa lima tambah lima
selamat timggal untuk kamu
selamanya.......
buang rajukmu
maaf.maaf maaf
aku diheret masa
masa mengheret aku
dalam bulatan detik aku tidak berhenti
hanya sekadar dalam mata terpejam
aku ingati namamu
aku jerit namamu
namun kau membisu
tidak berpaling dan berlalu
aku diheret masa
masa mengheret aku
dalam bulatan detik aku tidak berhenti
hanya sekadar dalam mata terpejam
aku ingati namamu
aku jerit namamu
namun kau membisu
tidak berpaling dan berlalu
Wednesday, February 9, 2011
cinta itu
aku sempurnakan dengan terhamparnya bukan sekadar ingatan
doa mengiringi kerinduan yang tak pernah padam
dan ku lepaskan daya mindaku mengiringi perjalanan
ku benam dalam hati akan sedih dan kesalku
dipertemukan dalam bukan pertemuan
mengenali dan terlali
cinta itu
aku ingin katakan ianya hanya seloka
untuk yang tidak mengerti kehadirannya
aku jatuh dalamnya tidak berpaling iman
melihatmu namun ketakutan pada yang satu
cinta
memberi aku nafas yang sendu
memberi aku fikiran yang jitu
melihatnya bukan sekadar nafsu
namun dalam tidak terdaya mengiringi keluar dari kelekaan
dan pada DIA kita menshukurinya.
doa mengiringi kerinduan yang tak pernah padam
dan ku lepaskan daya mindaku mengiringi perjalanan
ku benam dalam hati akan sedih dan kesalku
dipertemukan dalam bukan pertemuan
mengenali dan terlali
cinta itu
aku ingin katakan ianya hanya seloka
untuk yang tidak mengerti kehadirannya
aku jatuh dalamnya tidak berpaling iman
melihatmu namun ketakutan pada yang satu
cinta
memberi aku nafas yang sendu
memberi aku fikiran yang jitu
melihatnya bukan sekadar nafsu
namun dalam tidak terdaya mengiringi keluar dari kelekaan
dan pada DIA kita menshukurinya.
Tuesday, February 8, 2011
layang layang
mengikut arah angin
.dan dia riang dengan tali ditangan
bermain dengan angin
bermain dengan layang layangnya
layang layang menurut kata
.haluan angin dan tuannya
namun layang layang juga ingin pergi jauh..... sejauhnya
tanpa berjanji pada tali tuannya
Sunday, February 6, 2011
lambaian sigadis
berlapang hati.baringkan jiwa
tangan mengapai impian
kejauhan yang mendekati
kedalaman lurah lurah
jeritan dah lama hilang
dalam tafsiran pilu yang mendalam
ketenangan melambai
ditasik itu
seorang gadis membuang segalanya
dan tersenyum padaku
ku balas senyumannya dan berlalu
tangan mengapai impian
kejauhan yang mendekati
kedalaman lurah lurah
jeritan dah lama hilang
dalam tafsiran pilu yang mendalam
ketenangan melambai
ditasik itu
seorang gadis membuang segalanya
dan tersenyum padaku
ku balas senyumannya dan berlalu
Saturday, February 5, 2011
petronas
destinasi pengisian.sandaran kepenatan
terhenti sementara,menunggu dan teruskan perjalanan
pert..emuan selalunya berlaku
menempati hati yang resah menunggu
dipersandaran sementara
kau putus asa dengan hadirku
hampir saja kau berkata
maaf aku pergi dulu
namun
disana menguji kesabaranmu
terhenti sementara,menunggu dan teruskan perjalanan
pert..emuan selalunya berlaku
menempati hati yang resah menunggu
dipersandaran sementara
kau putus asa dengan hadirku
hampir saja kau berkata
maaf aku pergi dulu
namun
disana menguji kesabaranmu
antara keraguan dibalek kebenaran
aku menuju kesana white coffe up town
ku pesan secawan kopi
lalu dikatakan oleh nya
yang kamu minum itu belas jelas halalnya
yang kamu perrgi pun belum jelas maksudnya
sedangkan banyak pilihan yang kau ada
seseorang aku lihat
sedang merenungku
antara melihat dan menaksir maksud
tiba tiba dia berkata
anda tidak layak disini
semestinya anda tahu
kalau ragu jangan benarkan
hati anda menujui
ku pesan secawan kopi
lalu dikatakan oleh nya
yang kamu minum itu belas jelas halalnya
yang kamu perrgi pun belum jelas maksudnya
sedangkan banyak pilihan yang kau ada
seseorang aku lihat
sedang merenungku
antara melihat dan menaksir maksud
tiba tiba dia berkata
anda tidak layak disini
semestinya anda tahu
kalau ragu jangan benarkan
hati anda menujui
Friday, February 4, 2011
sudah tiba masanya......
aku lupakan kembang harum kasturi
yang wanginya tidak menujui maksudnya harum
berlari atas awan
kaki terjerlus kelubang
mmemasak diri dibumi
sedang harapan bergantung dibintang
meninjau pesona wajah
retak dicermin buangan
sudah tiba masanya
dengar bulan bicara
jangan telan kata kata
kalau tak berani luahkan
mata memuja cahaya
sinarnya kelabu dijiwa
berterimakasihlah
pada panasnya mentari
membakar kesedaran diri
dalam nyata sebenarnya diri teruji
buat anak mudaku..
semuga kamu tidak terpedaya.
me2mu
yang wanginya tidak menujui maksudnya harum
berlari atas awan
kaki terjerlus kelubang
mmemasak diri dibumi
sedang harapan bergantung dibintang
meninjau pesona wajah
retak dicermin buangan
sudah tiba masanya
dengar bulan bicara
jangan telan kata kata
kalau tak berani luahkan
mata memuja cahaya
sinarnya kelabu dijiwa
berterimakasihlah
pada panasnya mentari
membakar kesedaran diri
dalam nyata sebenarnya diri teruji
buat anak mudaku..
semuga kamu tidak terpedaya.
me2mu
Wednesday, February 2, 2011
rupanya gabungan yang mantap....
(ini adalah komen saya yang telah diresepikan secantik puisi yang puitis oleh Tuan clj.Terima kasih.)
umpama berjihat
namun hatinya kelat
tidak nampak benar mutlak
dari busung hati yang berkarat
kejat terikat fanatik
hingga terikat terkurung mindanya
pada jeriji pagar penjara
dari mengalir cari jurus
untuk lepas bebas
menghitung bilang
hakikat dan kebenaran
hati hati mereka
dihitam arangkan
untuk nampak
hanya kegelapan.
terima kasih
bicara ucapan yang senyap dalam hati
bicara dalam hati dalam resah menanti
dalam jumpamu di ruang mana mana
selamat untuk apa apa
selamat selamanya
kamu disana
semestinya ada
dimana mana
awan pun turut memberi salam
pada angin yang meninggalkan
bicara dalam hati dalam resah menanti
dalam jumpamu di ruang mana mana
selamat untuk apa apa
selamat selamanya
kamu disana
semestinya ada
dimana mana
awan pun turut memberi salam
pada angin yang meninggalkan
Tuesday, February 1, 2011
tidak ada selamanya.....
sekadar saja,berlalu saja,sekejap sahaja,berulang kali
mampu juga tersimpan dalam kenangan,sakit
buangkanya.lupakan saja...dan rawatlah luka luka
sendiri.menampal pecah pecah cermin diri
dihargai ,dijauhi rasa berganti.pedih
simpulkan satu hujungan.mati.
lebih baik dari tidak mengenali
yang sakit menanti,ternanti nanti
hanya sekadar dan berlalu dan tinggalkan termanggu manggu.
dan disana begitu jua
pergi dan berlari ditinggalkan tanpa peri
dan menggantung harapan yang bisu
kejam memalu hati yang terusik
membuka ruang dalamnya kasih
kasihannya melangkah pada yang satu
yang dulu dulu.yang sama sama memaut hilir hulu
pun setianya goyah dan patah
hatinya serapuh dahan yang reput
cintanya tidak pernah setuju
sekadar lalu lalu.dan berlalu.
Sunday, January 30, 2011
jangan peduli aku
aku ni kalah
dalam apapun peperangan
yang aku menang adalah makna kesabaran
kusimpan segalanya dalam hati
berganti luka yang ku saling ubati
yang ku menang ialah makna kesakitan
seringkali aku berguru
dengan ketakwaan.satu satunya yang mampu ku pegang
seringkali esak tanggisku sudah hilang suaranya
dan kering airmata untuk aku legakannya
yang bersarang hanyalah gumpalan kecewa
bersama terhimpunnya duka lara
jangan pedulikan aku lagi
kerana aku sedang memperjudikan
sisa sisa hidup pada jalanku sendiri
untuk dimengerti suatu hari
jangan peduli aku
bila antara kita.sudah hilang makna
terkubur dengan nyawanya
Thursday, January 27, 2011
bersedialah
kamu ditelanjangi oleh sejarahmu sendiri
bila kamu mula ingin mendepangkan tangan
menepuk dada,menjulang nama
pasrah pertama yang ditempuhi .cukup memakan urat urat kehati
bersedialah
kamu ditelanjangi oleh mereka yang bekerja memusuhimu
bila kamu mula berpaling tadah
memperjuangkan wadah silang pangkah
bersedialah
kamu ditelajangi oleh budipekerti dirimu sendiri
bila kamu tergelincir.baik mu dipandang sepi
gelodak dan arusnya amat deras diharungi
bersedialah
kamu ditelajangi oleh mereka yang menuntut kewajiban
bila kamu mula beralasan urusan diluar adalah keperluan
dan kasihmu tersepuk diantara mereka yang ditinggalkan
keluargamu yang mungkin kehampaan
bersedialah kamu bila ditelanjangi
jawatan akhir yang dilepaskan
meninggalkanya dan dan berpaling arah
menongkah arus dalam tangan masih berpegang
untuk dia....kdg2 rasa simpati..kerana kita sewanita....
bila kamu mula ingin mendepangkan tangan
menepuk dada,menjulang nama
pasrah pertama yang ditempuhi .cukup memakan urat urat kehati
bersedialah
kamu ditelanjangi oleh mereka yang bekerja memusuhimu
bila kamu mula berpaling tadah
memperjuangkan wadah silang pangkah
bersedialah
kamu ditelajangi oleh budipekerti dirimu sendiri
bila kamu tergelincir.baik mu dipandang sepi
gelodak dan arusnya amat deras diharungi
bersedialah
kamu ditelajangi oleh mereka yang menuntut kewajiban
bila kamu mula beralasan urusan diluar adalah keperluan
dan kasihmu tersepuk diantara mereka yang ditinggalkan
keluargamu yang mungkin kehampaan
bersedialah kamu bila ditelanjangi
jawatan akhir yang dilepaskan
meninggalkanya dan dan berpaling arah
menongkah arus dalam tangan masih berpegang
untuk dia....kdg2 rasa simpati..kerana kita sewanita....
Wednesday, January 26, 2011
kau menulis
menulis dengan tinta merah
kau lukai kata kata itu dengan darah
percikan amarah.yang bertepu dalam dendam sejarah
kau ingatkan kembali segala kata kata
kau ulangi semula sejak bermula
seolah pusarannya menjelmakan kekesalan
puaskan batinmu yang enggan memaafkan
lalu kau buka ruang ruang hati dengan wajah
kau tulis nama mereka dipapan jiwa dan kau berlagu dengan kata kata
dan kau ketawa mengeja nama wanita wanita yang kecewa
yang telah mendarat hatinya dengan pasrah
yang kau tinggalkan dengan ketawa
kau menulis.dengan airmata yang sia sia
seperti sia sia wanita yang merindu pemuja
dicampaknya dalam pedih neraka
dibiarkan dalam kekeringan sahara
\
kau menulis.untuk dibaca,
dan untuk ditertawa...
Saturday, January 22, 2011
TENANG
WAJAH tenang itu
sembunyikan kegelisahannya ditenang air
mengaut perlahan dengan doa wudhu
membasuh gundah wajah dengan rendah suara
untuk didengari maha pencipta alam semesta
wajah tenang itu
melihat dirinya yang kecil dengan jiwa yang besar
memohon setiap laluannya dengan hati yang berkobar
tidak ada bendera yang mahu dilonjakkan keatas
tidak ada pedang pamirkan semangat
cuma suara suara yang perlahan mempertahankan
memartabatkan maruah yang dicela cela
WAJAH tenang itu
sedang ku lukis kegelisahan
menunggu keputusan....
sembunyikan kegelisahannya ditenang air
mengaut perlahan dengan doa wudhu
membasuh gundah wajah dengan rendah suara
untuk didengari maha pencipta alam semesta
wajah tenang itu
melihat dirinya yang kecil dengan jiwa yang besar
memohon setiap laluannya dengan hati yang berkobar
tidak ada bendera yang mahu dilonjakkan keatas
tidak ada pedang pamirkan semangat
cuma suara suara yang perlahan mempertahankan
memartabatkan maruah yang dicela cela
WAJAH tenang itu
sedang ku lukis kegelisahan
menunggu keputusan....
Thursday, January 20, 2011
HATI NERACA
harapan itu ku simpan.ku pegang,ku diamkan
tidak akan aku janjikan perjanjian,tidak ada kemestian
keaijaiban aku angan angankan
lebih baik terokai keindahan dalam ingatan
bersama memupuk ,risauku tertunduk
akal dan hati sibuk memberi jawapan
laluan menentukan gelabah keinginan
bukankah kita juga dimedan perjuangan
hati yang terbelah belah ,jiwa yang berliku arah
MENUJU TUJUAN MUNASABAH
Tuesday, January 18, 2011
maafkan atas nama persahabatan
demi semut yang berjalan didepan
tidak berpaling gostan
demi ayam yang berkorban dikuali
matinya juga tetap memberi
demi nyamuk yang terbunuh tadi
terkorban dalam kesedapan
nampak darah terpercik
harap tidak mengotori hati kamu..
demi lampu yang setia bulan
.demi langit yang gelap hitam
demi malam yang sunyi senyap
hitam pekat
harap tidak butakan pandangan
pada ku yang kekesalan
berdiri disini
setia disini
semangat dari yang terkorban
tidak berpaling gostan
demi ayam yang berkorban dikuali
matinya juga tetap memberi
demi nyamuk yang terbunuh tadi
terkorban dalam kesedapan
nampak darah terpercik
harap tidak mengotori hati kamu..
demi lampu yang setia bulan
.demi langit yang gelap hitam
demi malam yang sunyi senyap
hitam pekat
harap tidak butakan pandangan
pada ku yang kekesalan
berdiri disini
setia disini
semangat dari yang terkorban
Monday, January 17, 2011
lelaki itu sakit
dia hanya menyerah jiwanya pada muncul cahaya
bersunyian dengan warna senja
bersunyian dengan warna senja
luka hatinya tampak darah dihujung langit
remuk jiwanya terlukis pada wajah
suram tidak mampu sembunyikan tenang diair
malu menitis airmata ego lelaki
yang berganti hanya demdam yang berperang
melupakan atau lari
dari segala yang meracuni
lelaki itu
tidak mampu
untuk aku bersapa
lantaran hatinya
tertutup selamanya
Sunday, January 16, 2011
aku faham makna kamu
kau beriku kapas.
ku gumpal jadi benang.
mengikat yang jauh jadi dekat
dekat menjadi rapat
tidak mahu ku lepas
namun dihari lain
kau beriku batu
susah payah aku mengukir
menjadi tanda kenangan
dan bila ku berikan kepadamu
katamu buangkan batu itu dan putuskan benang itu
benang tidak bisa mengikat batu dan lupakan
ia cuma sia sia.
aku berkata yang sia sia ialah apa lah ada pada batu.dan apa ada pada kapas
lebih sia sia lagi kalau kamu tidak berusaha
melihat kejadian benang dan ukiran pada batu
ku gumpal jadi benang.
mengikat yang jauh jadi dekat
dekat menjadi rapat
tidak mahu ku lepas
namun dihari lain
kau beriku batu
susah payah aku mengukir
menjadi tanda kenangan
dan bila ku berikan kepadamu
katamu buangkan batu itu dan putuskan benang itu
benang tidak bisa mengikat batu dan lupakan
ia cuma sia sia.
aku berkata yang sia sia ialah apa lah ada pada batu.dan apa ada pada kapas
lebih sia sia lagi kalau kamu tidak berusaha
melihat kejadian benang dan ukiran pada batu
Friday, January 14, 2011
setitis embun
embun didedaun,
segar namun tidak lama
mentari yang muncul bahangnya
hapuskan ceria pagi
esoknya embun mencari lagi dedaun yang sama
namun dedaun itu sudah keguguran
tanpa alasan..
ia gugur kerana adatnya
segar pagi tetap mencari
dedaun yang lain.
untuk dititiskan embunya
begitulah adatnya,
embun ,daun dan segar
segalanya ditangan mentari.
segar namun tidak lama
mentari yang muncul bahangnya
hapuskan ceria pagi
esoknya embun mencari lagi dedaun yang sama
namun dedaun itu sudah keguguran
tanpa alasan..
ia gugur kerana adatnya
segar pagi tetap mencari
dedaun yang lain.
untuk dititiskan embunya
begitulah adatnya,
embun ,daun dan segar
segalanya ditangan mentari.
![]() |
kau umpama embun |
Tuesday, January 11, 2011
seketika dengan kesanggupan
tidak kau tumpah air ditempayan
namun gayung tetapdiberikan
bersedia membuang kekotoran
itulah kamu
yang melihat aku setiap hari
walau kau engkar akan dukaku
walau kau jauhi waktu sepiku
ku anggap kau sedang mengajarku

Saturday, January 8, 2011
demi...................
lalu aku pun tetunduk malu.....
melihat hujung jari yang menguis pasir
suaraku tersekat dan jeritanku hilang dalam diri
tersedar dan aku pun mendepangkan tanganku diruang angkasa
aku berkata"demi mata yang melihat aku.demi nafas yang kita berkongsi udara,aku diperlihat oleh mata kalian
sebagai seoang yang lemah dan tidak berdaya digurun sahara.namun aku punyai hati yang kental
merentangi terik mentari."
pasir pasir itu aku tulis dengan hujung jariku
ku tulis begini"demi mata yang membaca tulisanku disini.demi mata hati yang mentafsirkan maknanya.aku
juga mampu melihat kalian dari seluruh mata yang ku kumpul sekian lama...dan aku amat memahami kiranya
kau sudah hilangkan diri dari melihat tulisanku..."
melihat hujung jari yang menguis pasir
suaraku tersekat dan jeritanku hilang dalam diri
tersedar dan aku pun mendepangkan tanganku diruang angkasa
aku berkata"demi mata yang melihat aku.demi nafas yang kita berkongsi udara,aku diperlihat oleh mata kalian
sebagai seoang yang lemah dan tidak berdaya digurun sahara.namun aku punyai hati yang kental
merentangi terik mentari."
pasir pasir itu aku tulis dengan hujung jariku
ku tulis begini"demi mata yang membaca tulisanku disini.demi mata hati yang mentafsirkan maknanya.aku
juga mampu melihat kalian dari seluruh mata yang ku kumpul sekian lama...dan aku amat memahami kiranya
kau sudah hilangkan diri dari melihat tulisanku..."
Friday, January 7, 2011
akukah itu
senja itu memberitau hari kesiangan cepat saja berlalu.menghimpun cerita kau dan aku.senja itu menyaksikan suka duka melangkah kedewasa malam.senja itu adalah heretan kehidupan sebentar tadi,,
kau dan aku bertemu dalam suratan kehidupan.kau dan aku mengharuskan kehidupan yang berlumba mencari kehidupan yang pasti.kau dan aku adalah pengukur atur cara dalam pemikiran generasi kita.kau dan aku selalu sahaja tewas dalam kehendak naluri yang berbeza.namun kita teruskan juga.....
suatu hari kau akan melihat aku terdampar dalam kelesuan.pasrah dan terarah.kita tak selamanya bangun dan melihat dalam jaga.sehingga kita tak perlu tahu bila saatnya kita tidur untuk selamanya.untuk kamu.aku maafkan kamu dan maafkan aku juga.
kau dan aku bertemu dalam suratan kehidupan.kau dan aku mengharuskan kehidupan yang berlumba mencari kehidupan yang pasti.kau dan aku adalah pengukur atur cara dalam pemikiran generasi kita.kau dan aku selalu sahaja tewas dalam kehendak naluri yang berbeza.namun kita teruskan juga.....
kita senantiasa menanti ,menunggu sesuatu.entah apa.bermain dalam jiwa kita disaat kita sudah menikmati segala keharusan .........
Thursday, January 6, 2011
untuk kamu
kamu.
kerana aku siapa
aku selalu dilupa
kerana aku bukan siapa siapa
dihina
aku tahu khutratku
makin senja
aku tau rupaku
makin gerhana
aku bukan siapa siapa
kerana kamu ternama.
kerana aku siapa
aku selalu dilupa
kerana aku bukan siapa siapa
dihina
aku tahu khutratku
makin senja
aku tau rupaku
makin gerhana
aku bukan siapa siapa
kerana kamu ternama.
Wednesday, January 5, 2011
marah apa yang kau simpan........
kamu kata kamu itu angin
menyusup masuk dicelah hati yang luka.
hati yang sepi terkurung diantaranya
namun kadang kau hilang begitu saja
tanpa amaran.melarikan semangat yang aku ada
luluh jiwa bila terbawang wajah sayumu
meronta antara kata kata yang meruntun jiwa
aku seperti sendiri,kau tidak pandang lagi
aku melihat kamu ada,namun sombong yang nyata
tidak lagi menegurku seperti dulu.seperti selalu
hilang mu jua seperti angin yang menderu itu
tinggalkan segalanya apa mahumu.
menyusup masuk dicelah hati yang luka.
hati yang sepi terkurung diantaranya
namun kadang kau hilang begitu saja
tanpa amaran.melarikan semangat yang aku ada
luluh jiwa bila terbawang wajah sayumu
meronta antara kata kata yang meruntun jiwa
aku seperti sendiri,kau tidak pandang lagi
aku melihat kamu ada,namun sombong yang nyata
tidak lagi menegurku seperti dulu.seperti selalu
hilang mu jua seperti angin yang menderu itu
tinggalkan segalanya apa mahumu.
Monday, January 3, 2011
dia,kamu dan aku.....
aku kehilangan dia
dan aku kehilangan kamu pula
aku tahu kamu dan dia
adalah serupa.
dan aku juga
dalam diri kamu
kita sebahagian anggota
hati kamu jiwa aku
bagaimana nak pisahkan
apa yang sama difikiran
cubalah kalau kau mampu
jauhi dan benarkan kata kataku
hanya kau yang tahu
kau dan aku
sudah sepadu....
tuhan juga tahu
dia dan kamu
adalah jiwa yang satu
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
dan aku kehilangan kamu pula
aku tahu kamu dan dia
adalah serupa.
dan aku juga
dalam diri kamu
kita sebahagian anggota
hati kamu jiwa aku
bagaimana nak pisahkan
apa yang sama difikiran
cubalah kalau kau mampu
jauhi dan benarkan kata kataku
hanya kau yang tahu
kau dan aku
sudah sepadu....
tuhan juga tahu
dia dan kamu
adalah jiwa yang satu
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Sunday, January 2, 2011
rupanya aku masih tak mampu....
- dalam bulatan tersusun angka angka putaran kehidupan.aku gadaikan masa demi tidak dapat dapat lupakan kamu...aku mengucapkan selamat celaka pada diriku.
- dalam diam aku berjanji teguh dan belajar dari kesilapan yang lampau namun dalam diam aku berdegil mencari dirimu...aku ucapkan selamat jahanam buat diriku
- dalam payah aku merangkak sendirian mencari diri namun dengan senang ku humbankan diriku ke longkang yang busuk itu..ku ucapka sekali lagi selamat celaka untuk diriku.
- dalam tenang aku cuba cari jawaban kesedihan ku namun hati ku masih bergolora dengan rasa cemburu.aku ingin ucapkan pergi mampus dengan diriku.
Subscribe to:
Posts (Atom)